Monday, April 20, 2015

Fokus pada target pasar



Siapa yang disini suka kesel kalau ada konsumen yang suka nawar dan kasih masukan kepada prodak anda? Masukan konsumen memang penting untuk bahan evaluasi tapi konsumen mana dulu coba perhatikan!

Masukan konsumen yang sesuai dengan target pasar kita memang wajib kita jadikan bahan pertimbangan untuk evaluasi pada perusahaan kita agar perusahaan bisa berkembang dengan lebih pesat.

Contoh kalau kita jual baju dengan harga 500ribu ke atas berarti target pasar kita golongan atas dengan penghasilan puluhan juta/bulan, pengguna mobil Honda CR-V ke atas, dll

Tiba-tiba di akun sosmed jualan anda ada pembeli dengan kriteria disebutkan di atas, setelah beli, Pembeli tersebut memberi masukan .. “mba/mas prodaknya udah bagus tapi tolong jahitannya masih kurang rapih” Nah masukan tersebut wajib anda jadikan bahan pertimbangan. Anda catat hal tersebut dan jadikan bahan evaluasi prodak pada bahasan evaluasi perusahaan anda.


Nah lain cerita jika tiba-tiba ada Abege yang uang Jajannya masih ratusan ribu perbulan setalah anda pasang status jualan di Socmed jualan anda misalnya FB dia komen “wah mahal amat tuh.. Kok modelnya aneh mba.. mestinya bentuknya agak dikecelin”

Nah sebagai customer service yang baik anda wajib melayani dengan baik, Jawab aja “makasih de atas masukannya.” Setelah itu sudah jangan anda dengarkan karena itu bukan target pasar anda, ciri-cirinya belum beli sudah komen bilang suka kemahalan (tapi tidak semuanya gitu, KEBANYAKAN gitu) trus kasih masukan lagi.. Yah jangan didengar.. beli juga kagak sok sok kasih masukan..”

Jadi kalau anda sebagai penjual sudah melakukan strategi harga dan sudah menetapkan dengan yakin.. Kalau ada yang komen kemahalan sudah jangan terlalu berharap karena itu bukan target pasar anda.. Jadi jangan dikejar.. karena kemungkinan besar ga akan beli.

Seperti hidup jika kita memasukan semua masukan orang lain kita ga akan berkembang, Mendengarkan masukan orang memang harus tapi tidak semua wajib didengarkan.

Apalagi masukan negative yang membuat anda down, udah Tutup telinga.. misal “Yah jualan aja rugi melulu masih aja mau Jualan” “Yah usaha aja bangkrut trus trus mau nulis apa..? mau bikin buku apa?” Boleh didengarkan tapi jangan dimasukan!

Fokus kepada yang mendukung karir anda saja dan yang Positif-positif aja!
SIP ?

Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang diajarkan & diamalkan. #Right? Ippho Santosa   
SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment