Wednesday, October 28, 2015

Kisah sukses pengusaha kayu sekaligus Pembuat Pesawat Boeing, Merasa Terlambat belajar? Layak dibaca

Kisah sukses Pengusaha  dunia yang LUAR BIASA yang dimulai dari usia relatif tua, Berikut datanya;

Jika kemaren membahas Cara bagaimana  menjadi pengusaha sukses di usia muda 20tahunan sekarang membahas memulai usaha di usia relatif tua. Bisa dilihat data di atas, para pendiri bisnis skala dunia yang memulai bisnisnya di usia ralatif tua yaitu 35-39 tahun. Mulai dari P & G hingga Liu Chuanzhi pendiri Lenovo.

Kisah Menakjubkan yang pertama akan dibahas,

1. William Boeing
Siapa seh yang tidak tahu pesawat Boeing? Pesawat penumpang Legendaris yang masih dipakai sampai sekarang di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Penemu pesawat Boeing yaitu yang diambil dari namanya sendiri William Edward Boeing, Faktanya yang mengejutkannya adalah pada usia 30 tahunan beliau belum tahu tentang pesawat sama sekali bahkan ketika Wright bersaudara menemukan pesawat dia tidak tahu.

Dia hanya seorang pengusaha kayu sukses, Ketika umur 30 tahunan lebih dia baru mulai mengenal yang namanya pesawat terbang. Pada usia tersebut beliau mulai mengengikuti kursus aeronautika di Seattle University Club dan bertemu George Conrad Westervelt seorang insinyur angkatan laut Amerika yang ahli pesawat terbang.

Dari sanalah dia mulai membuat pesawat Boeing bersama dari kayu. Sayangnya pesawatnya belum bisa terbang, kegagalan pun bertambah berat ketika  George Conrad Westervelt di panggil angkatan laut.

Proyek pesawat terbang pun akhirnya di garap hanya dengan karyawannya. Sejarah mencatat pada tanggal 16 Juni 1916 untuk pertama kalinya pesawat terbang Boeing bisa terbang. Terbentuklah perusahaan pertama pesawat terbang Boeing yang bernama Pacifik Aero Product Company.

Di dalam perusahaan tersebut Boeing merekrut beberapa insyiur pesawat terbang dan berhasil membuat 2 pesawat terbang Boeing. Boeing kemudian mencoba menkomersialkannya dengan coba menjual pesawat tersebut. Sayangnya masih banyak orang yang meragukan tentang pesawat terbang sehingga banyak penolakan dan kegagalan.





Tak mau menyerah akhrinya Boeing punya ide untuk menjual kepada pihak militer Angkatan laut Amerika. Ternyata itu tokcer Angkatan laut Amerika langsung memesan  50 buah pesawat terbang Boeing. Luar biasa.. kata Boeing tapi sekaligus membuatnya bingung dia tidak punya modal untuk membuat pesawat terbang sebanyak itu tanpa uang muka yang banyak.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Boeing mempertaruhkan semuanya yaitu dengan menjaminkan seluruh harta hasil bisnis kayunya. Dengan hal tersebut Boeing berhasil memperoleh pinjaman. Mulai lah dia merekrut pegawai yang pada rancangan terbarunya model HS 21 karyawannya sudah berjumlah 317 orang.

Proses pembuatan pesanan pesawatnya pun mulai lancar digarap, ketika pesanan pesawat mulai jadi dan akan dikirimkan ke angkatan laut, Boeing sangat bergairah saat itu karena sekalian ingin memberikan rancangan barunya yang model HS 21, Tapi setelah di angkatan laut Boeing Shock luar biasa.

Bagaimana tidak, Ternyata Pihak militer angkatan laut membatalkan pesananan pesawatnya. Penyebabnya karena kerisis yang terjadi pada saat itu, Perang dunia I baru berakhir, Kondisi keuangan pemerintah masih carut marut. Hal tersebut Bukan hanya membuatnya shock tapi Frustasi, bagaimana tidak Boeing telah mempertaruhkan semuanya.

Setelah itu Boeing kembali ke zero mulai merintas jadi pengusaha kayu lagi karena hartanya sudah hampir disita semuanya. Tapi hal tersebut tidak membuat Ambisinya untuk mendirikan pesawat terbang Boeing menjadi sirna. Boeing makin giat untuk mengumpulkan pundi-pundi uang lagi berharap bisa memulai bisnis pesawat terbang Boeingnya lagi.

Perjuangannya pun akhrinya membuahkan hasil, keuangan Boeing dari perusahaan kayunya semakin membaik. Lantas dia pun langsung tak ragu lagi untuk melanjutkan bisnis pesawat Boeingnya. Boeing tidak mau terjebak di masa lalu dia membuat strategi baru lagi untuk bisnis pesawatnya. Pihak militer menurutnya sudah tidak bisa diandalkan lagi.

Dia kini membuat sebuah terobosan baru mendirikan Pos Udara. Akhrinya pada tanggal 3 Maret 1919, Boeing berhasil mendirikan Pos Udara untuk yang pertama kalinya. Keberhasilanya lainnya pun mulai menyusul pada Januari 1920 untuk pertama kalinya Boeing berhasil menjual pesawat yaitu pesawat tipe B-1 ke Kanada.


Setelah keberhasilan kecil tersebut keberhasil lainnya pun terus berdatangan, pada tanggal 30 Juni 1927 berdirilah Boeing Air Transport yaitu perusahaan pesawat terbang untuk angkutan penumpang. Hingga akhirnya sekarang menjadi perusahaan pesawat terbang terbesar di seluruh dunia. Walaupun tentu tidak semulus perjalanannya, Perang dunia ke II telah mengguncang perusahaannya tapi Boeing tetap tegak berdiri.

Dialah William Edward Boeing seorang yang memulai bisnis di usia relatif tua tanpa mempunyai kemampuan bidang pesawat terbang sama sekali di awal. Banyak rintangan dan cobaan Tetapi selama ada KEMAUAN, KEGIGIHAN dan yang terpenting MAU TERUS BELAJAR tidak ada yang mustahil.

Sosok yang menginspirasi dari Tukang kayu menjadi Pencipta sekaligus pemilik perusahaan pesawat terbang terbesar di dunia.


Never too young to be billionaire
and
It's never too late to be billionaire

Masih beralasan tidak mau belajar?

Next Story

2. Pendiri P&G

Pendiri P (Procter) & G (Gamble) memulai usahanya di usia 35. Kini bisnisnya telah menjadi perusahaan dunia dengan 300prodak lebih Tersebar di seluruh dunia.

Di Indonesia pun sudah familiar, mungkin akan tahu prodaknya apa setelah melihat gambar berikut,



To be Continue..


Dikuti dari berbagai sumber
http://www.biografiku.com

SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

4 comments:

  1. wahhh, memotivasi sekali mas cerita diatas, kisahnya benar2 inspiratif

    http://lobanggelap.blogspot.co.id

    ReplyDelete