Sunday, October 23, 2016

Seragam Trans TV

seragam trans tv, baju seragam trans7, jual baju seragam trans tv, contoh kemeja trans tv, jual seragam trans tv kaskus, jual baju trans tv, jual jaket trans tv, jual baju trans corp, jual kemeja trans tv
Seragam Trans tv adalah sebuah strategi wishutama saat pertama menjabat CEO trans tv sebagai strategi menimbulkan motivasi kerja karyawan dengan cara menimbulkan kebanggaan dengan apa yang dipakainya. 

Memiliki pekerjaan yang mapan adalah sebuah impian dan kebanggan bagi kebanyakan kita termasuk orang tua dan calon mertua kita. Memiliki anak atau calon mantu yang memiliki pekerjaan yang mapan tentu mereka bisa menjadi andalan untuk financial dan pengakuan diri dari orang lain seperi saudara hingga tetangga.

Seperti kata pepatah apa yang ditanam itu yang dituai atau apa yang kita usahakan tentu apa yang kita dapat. Mendapatkan pekerjaan yang mapan tentu perlu usaha yang bukan hanya gigih saja tapi butuh keberuntungan. Tidak heran hanya yang bekerja keras dan beruntung saja yang dapat dan itu hanya sebagian kecil.

Alternatif lain kita bisa bekerja ditempat yang kita suka dan terkenal walau bayaran tidak terlalu bisa diandalkan. Nah itulah yang coba ditawarkan wishutama dulu saat membranding seragam trans tv.

Karena targetnya anak muda, beliau memberikan sesuatu lain selain uang, yaitu apa yang merek suka dan kebanggaan. Para karyawan muda bisa berkarya di Trans TV dengan jiwa ide-ide muda yang Fresh. Menampilkan aktualisasinya.. "Ini Gue"

Sehingga yang dihasilkan memang keren, karena beranjak dari murn ide yang Fresh bukan permintaan dari atas atau rating (awalnya).

Seragamnya pun dibuat seperti yang jiwa muda suka, Desain seragam yang stylist, modist dan keren jiwa anak muda. Tidak terpaku orang jaman terdahulunya yang kolot.

Karena sesuai dengan jiwa aktualisasinya tidak heran karyawan trans tv membanggakan seragam yang dipakainya. Pihak televisi trans tv pun mendukungnya, terlihat bagaimana setiap tayangan televisi selalu menyorot karyawan yang sedang memakai seragam trans tv yang terlihat gagah, elegan dan keren dengan warna hitam dan pas ditubuh (slimfit)


Bagaimana tidak terpincut pemirsa muda dengan tampilan seperti itu, Penuh gaya dan keren. Yang padahal masalah gajih tidak terlalu sesuai dengan harapan mapan. Tapi tak apalah pemirsa, termasuk orang tua dan calon mertua akan ikut menilai, Cukup lah sebagai pekerja sedikit memenuhi ambisi orang tua dan calon mertua.

Apa jadinya jika perusahaan tidak terkenal, seragam tidak keren dan gajih kecil yang terjadi adalah demotivasi alias mengurangi semangat atau gairah ketika bekerja. Yap karena malu dengan apa yang dipakainya dan identitas dari perusahaan seragamnya.

Contoh realnya adalah sering dong lihat pegawai atau pekerja berangkat kerja memakai jaket untuk menutupi seragam kerja. Okelah jika itu sebagian memang dingin tapi pasti sebagian lagi memiliki alasan malu dengan apa yang dipakainya.

Tentu itu akan mengurangi kredibilitas atau kelas perusahaan anda.

Ingatlah hal ini, Pegawai atau pekerja ingin bekerja di tempat perusahaan anda karena,
1. Bonafit (gajih besar) dan terkenal
2. Bonafit saja
3. Terkenal saja/Membanggakan
4.  Disukai
5. Nyaman
6. Terpaksa (tidak ada pilihan lagi)

Jika tidak bisa membayar karyawan anda dengan gajih besar, anda bisa membayarnya dengan kebanggaan dan apa yang mereka suka seperti yang dilakukan Trasn Tv.

Cara menimbulkan kebanggaan adalah 

Pertama membiarkan karyawan anda berkreasi dengan ide-idenya sehingga ada rasa kepemilikian karena hal tersebut ide atau karyanya. Seperti trans tv yang membiarkan karyawannya berkreasi lebih dengan jiwa mudanya.

Kedua membuat tampilan perusahaan anda terlihat keren salah satunya dengan membuat Seragam kerjanya harus terlihat stylist, modist dan elegan seperti seragam trans tv sehingga karywanan senang memakainya dan tidak malu.

=========================================
Butuh Jasa pembuatan seragam mirip TRANS TV atau Butuh Konveksi/Garmen pembuatan seragam untuk perusahaan anda?

Kamilah Jawabannya, Konveksi Garmen Studio berpengalaman dengan ribuan projek seragam mirip trans tv. Tidak usah khawatir lagi, kami adalah Konveksi handal dan prioritas kami adalah kualitas Prodak.

Sebagai rasa memberikan ketenangan kepada anda, Kami beri GARANSI 100%.

Bagaimana tertarik membuat seragam trans tv atau yang mirip trans tv?
atau Malah tidak sabar untuk memesannya?

Kami siap membantu, berikut detail yang harus dipenuhi sebelum pemesan seragam trans tv/seragam mirip trans tv.

  1. Minimal pemesanan/order untuk seragam mirip seragam trans tv adalah 24 pcs atau jumlahnya 2 lusin.
  2. Anda cukup siapkan bahan desainnya seperti logo perusahaan, aksesorits, hingga pernak-perniknya sisanya serahkan kepada kami untuk pendesainan, Jika punya desain yang udah jadi lebih oke jadi bisa lebih cepat untuk produksi
  3. waktu pengerjaan/produksi untuk seragam adalah 3 mingguan
  4. Dp yang masuk untuk seragam minimal 50%

Sisanya serahkan kepada kami mulai dari produksi seragam, pengemasan seragam hingga pengiriman seragam.

web resmi kami >> Garmen Studio

Silakan
TLP/whastup 08886015972
Email : blogbayuwin@gmail.com / pesan@garmenstudio.com
Happy Order


Testimoni











Monday, October 10, 2016

Masalah Hidup yang menentukan Kecepatan Sukses


Pernah dong mendengar qoute legendaris dari pebisnis sukses Om Bob Sadino "Orang goblok sulit dapat kerja akhirnya buka usaha sendiri. Saat bisnisnya berkembang, Orang goblok mempekerjakan orang pintar"

Sadar atau idak disadari om Bob Sadino, itu adalah teori marketing The Paradox Of Choice oleh Barry Schwartz.

Penjelasan singkat teori ini, Semakin banyak pilihan yang diberikan ke kita, Kita semakin tidak puas atau menimbulkan rasa kekecewaan ketika memilih barang atau suatu hal tersebut.

Misal saat anda punya kemampuan membeli suatu barang 1 saja tetapi dalam toko yang ditawarkan ada puluhan variasi barang yang ditawarkan. Saat anda setelah membeli sadar atau tidak sadar anda akan mengatakan

"Kaya yang merah atau yang biru lebih bagus"

 "Kayanya makanan yang dipojok lebih enak deh"

" Tuh kan coba pilih yang pertama pasti lebih bagus"

"Tuh kan ini jelek.. Ah kesel coba pilih yang itu"

" Ah benarkan ga enak.. coba makan yang digoreng"

Sadar tidak sadar anda merasa tidak puas karena cuma bisa milih satu, dan coba membandingkan, padahal belum tentu prodak yang tidak dipilih tidak lebih bagus yang kita dipilih.

Pada dasarnya kita menginginkan semuanya atau bisa mencoba semua atas pilihan tapi apa daya kemampuan anda hanya bisa segitu yang harus memilih. Itulah The Paradox Of Choice, jadi sometimes lebih baik kita hanya seolah bisa memberikan satu pilihan saja.

Dalam dunia marketing ini adalah penurunan tingkat keinginan beli (conversi) semakin banyak pilihan yang ditawarkan konsumen akan semakin mengurangi keinginan membelinya dan setelah membeli akan mengurangi kepuasaan atau menimbulkan rasa kecewa.

Itulah mengapa iklan yang menawarkan banyak pilihan prodak lebih sedikit tingkat keefektifan iklannya. Ya iklannya tumpul.. Itu juga mengapa banyak marketplace hanya memajanga prodak terbaiknya saja di beranda. Dan prodak aple hanya memiliki dua warna saja.

Ini pun terjadi dalam hidup kita, Semakin banyak kemampuan dan peluang semakin banyak pilihan dan masalahnya kita hanya punya waktu terbatas, Ditambah energi kita yang juga terbatas.

Kembali ke qoute om bob di awal, Waktu kita terbatas, Orang-orang yang memiliki banyak pilihan karena kemampuannya akan dihadapkan kepada masalah pilihan. Sedangkan orang yang sudah tidak punya pilihan sudah bergerak di jalan.

Dalam hal ini orang yang banyak pilihan sudah kalah 1-0. Kita masih bingung memilih sedangkan yang lain sudah masuk ke jalan.

Contoh sederhananya, orang yang punya ijasah dan nilainya bagus akan dihadapkan pada pilihan untuk bekerja atau bisnis. Ketika kerja dan gagal atau kurang cemerlang mungkin kita akan berpikir tuh kan kalau bisnis atau sebaliknya.

dan kelemahan lainnya, saat ditengah jalan pilihan itu selalu mengganggu, saat kerja tergiur bisnis dan saat bisnis tergiur kerja.

Bandingkan yang lulus pas-pasan atau yang DO. mereka hampir kecil untuk punya pilihan. Jika ingin punya uang banyak atau sukses mau tidak mau harus bisnis. Karena jalan untuk kerja pun kecil dengan nilai atau tidak punya ijasah karena DO.

Yups inilah paradok pilihan.. Kadang menggangu dan membuang waktu yang kadang memilih, perlu waktu yang sangat lama dan lupa waktu kita terbatas.
 

Lalu bagaimana agar tidak terjebak di paradox pilihan ini?

Jawabannya dua

1. Bikin kondisi tidak ada pilihan.

Mau tidak mau atau suka tidak suka harus menyelesaikan jalan itu. Karena kita sudah terlanjur atau sengaja menutup cara itu. Contohnya seperti pengusaha nekat DO atau pengusaha nekat hutang atau pengusah terlanjur bayar DP atau pengusaha terlanjur janji.

2. Tetapkan pilihan di awal atau sejak awal

Pak Habibie adalah contoh yang nyata dan mudah dipahami. Jika pernah nonton rudie habibie pak habibie semenjak kecil sudah menentukan pilihan membuat pesawat atau dirgantara pesawat indonesai.

Mulai dari sekolah hingga kuliah dia sudah mulai menyiapkan segala sesuatu terutama skillsnya seperti sudah belajar bahasa asing sejak awal.

Contoh paling kecilnya adalah buatlah pilihan pekerjaan atau segala sesuatu setiap harinya sehingga anda tidak perlu membuang waktu untuk menentukan pilihan. seperti paradox waktu yang dibuang perempuan untuk memilih pakaian.

steve jobs pendiri aple dan marck zurkberg pendiri facebook telah membuat pilihan pakaian setiap harinya. tidak heran pakaian itu-itu saja.

Jadi jika menentukan Kecepatan Sukses buatlah pilihan sejak awal dan fokuskan energi dan waktu kepada impian atau passion anda.

Oke salam lemper wkwkw