Sunday, March 20, 2016

Cara Menilai Tim dalam Bisnis


Sebelum membahas lebih jauh tentang tim bisnis, Mungkin ada pertanyaan yang teman-teman harus jawab dulu yaitu seberapa penting kah Tim bisnis menurut anda? Kenapa saya mempertanyakan hal tersebut karena pertanyaan tersebut dasar tentang konsep tim bisnis.

Banyak juga yang tidak paham tentang pentingnya tim bisnis sehingga akhirnya terjebak di area stagnan bisnis atau bisnisnya gitu-gitu aja. Tanpa tim bisnis sangat sulit atau bisa dikatakan mustahil untuk bisa dapat omset milyaran.

Ya Tim Bisnis bisa dikatakan sebagai daya ungkit. Dengan Tim bisnis kita bisa membuat sesuatu  menjadi lebih baik dan mencapai titik maksimal atau istilah bisnisnya Scale Up.

Jika anda sebagai owner bisnis terutama yang masih star up mencoba menghandle semua lini bisnis dengan alasan berhemat maka saya katakan anda sedang boros besar.

Contohnya seperti ini, Anda mungkin bisa berhemat hingga 1 jutaan rupiah dengan cara, anda sebagai owner ikut campur dalam urusan teknis tapi padahal sebenarnya anda sedang menyia-nyiakan kesempatan mendapatkan 1 Milyar.

Karena pada dasarnya manusia dirancang oleh Allah SWT hanya bisa Fokus pada satu hal, Jika kita sedang fokus pada satu hal maka  hal lain tidak akan fokus. Ya kita tidak dirancang multitasking.

Ketika kita sebagai owner mencoba merangkap melakukan hal teknis yang seharusnya dikerjakan oleh tim maka fokus kita dalam melakukan strategi bisnis akan tidak fokus alias tumpul. Padahal tugas owner adalah membuat strategi jika strateginya tumpul maka bisninya dengan sendirinya akan stagnan.

 Mungkin untuk star up di awal bisa ditoleransi tapi jika keterusan?

Jadi sudah paham kenapa bisnis menjadi stagnan?

Potensi setiap orang itu berbeda-beda kita tidak bisa ahli dalam semua bidang. Ketika kita mencoba ahli dalam semua bidang maka itu awal kegagalan kita. Jawabannya sederhana seperti yang diatas kita hanya bisa fokus pada satu hal.

Permasalahannya jika kita salah fokus maka potensi maksimal yang bisa didapatkan akan lenyap. Karena orang teknis dan orang pembuat strategi itu beda jika kita salah fokus dipenempatan maka siap-siap peluang besar akan lenyap.

Jadi mau tidak mau kita harus paham tentang diri kita agar potensi maksimal bisa didapatkan dan sisanya serahkan kepada tim bisnis anda. Kalau kata Pak Rully Kustandar Legend Internet Marketing Berdamailah dengan kelemahanmu.

Ya setiap orang sudah dikasih potensi masinng-masing dan biarkan orang lain yang melengkapi dan itulah jawaban mengapa kita diciptakan berbeda untuk saling melengkapi. Yang kita perlu lakukan adalah Fokus di kelebihan kita agar kita bisa maksimal dan biarkan orang lain (tim) yang melengkapi.

Semakin bisa Fokus pada kelebihan maka akan semakin tajam dan sebaliknya semakin Fokus pada kekurangan maka akan semakin tumpul.

Tapi permasalahan selanjutnya mencari tim tidak semudah mencari tukang baso di pasar. Mas Jaya Setiabudi bilang mencari tim itu seperti mencari pasangan sekali terjaling mau tidak mau harus saling berbagi.

Permasalahan selanjutnya bisa saja tim bisnis kita tidak berkhianat atau tidak loyal atau yang lebih parah lagi tidak bertanggung jawab, hal ini yang malah bisa menjadi petaka dalam bisnis kita.

Jadi memilih Tim perlu kehati-hatian, Jadi bagaimana cara agar mendapatkan tim bisnis yang tepat dan bertanggung jawab? Berikut Tipsnya berdasarkan pengalaman penulis.

1. Cara memilih tim Bisnis yang tepat
Ya orang yang tepat di tempat yang tempat akan menjadi luar biasa. Jadi kita harus paham tentang tipe orang. Sebenarnya cara mengetahui tipe orang sudah banyak penelitiannya salah satu yang paling akurat adalah berdasarkan tipe DISC bisa dibaca di buku 30 Hari Jago jualan mengenai detail dan cara mengetahuinya.

2. Cara Memilih tim Bisnis yang bertanggung jawab dan loyal
Nah untuk satu hal ini masih jarang untuk alat pengukurannya di penelitian karena berdasarkan akhlaknya. Lalu bagaimana caranya agar orang tersebut bisa dipercaya? Ada percakapan dalam Film Fast 2 Furios Tokyo drift begini "Kenapa kamu langsung mempercaykan mobil mu kepada saya yang baru dikenal?"

Singkat ceritanya Gara-gara mempercayakan mobil balapnya yang bagus kepada pemuda tersebut akibatnya mobil tersebut rusak parah. Tapi jawabanya pemiliknya mobil lah yang membuat saya terkejut katanya "Tak masalah itu sebanding untuk paham siapa dirimu"

Yup secara singkat dia mengujinya walaupun untuk mengujinya mengorbankan mobil kesayaangannya. Tapi gara-gara hal tersebut dia menjadi timnya karena pemuda tersebut bertanggung jawab atau tidak lari.

Ya Caranya Kita harus mengujinya dengan masalah dan lihat apa yang terjadi jika dia bertanggung jawab maka pantas untuk dijadikan tim jika malah menyalahkan yang lain maka perlu dipertanyakan.


SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip