Wednesday, July 15, 2015

Hartan Karun di Internet untuk PENGUSAHA

sumber merdeka.com

Tidak dipungkiri lagi berkat internet kita dengan mudah mengakses informasi yang kita inginkan tinggal masukan kata kunci yang kita inginkan di GOOGLE maka informasi yang kita inginkan keluar dengan cepat dan bukan hanya beberapa informasi saja yang muncul di halaman GOOGLE tapi bahkan bisa ribuan. Contoh saja ketikan kata kunci “obat kuat” Beh bukan hanya ribuan informasi yang muncul bahkan jutaan.  Itu pertanda banyak juga yang cari informasi obat kuat di internet.

Nah inilah yang menjadi kelemahan di era internet ini, Di era internet ini kebanyakan informasi yang muncul alias overload. Permasalahannya jika saja semua informasi itu tersebut bagus, akurat dan bermanfaat itu tidak masalah Tapi malahan kebanyakan “abal-abal” masih mending abal-abal yang lebih parah malah menyesatkan. “Lautan noise” dimana-mana.

Permasalahan selanjutanya jika informasi yang abal-abal atau menyesatkan tersebut tidak terjangkau atau tidak terlihat seh wajar tapi masalahnya ini informasinya terlihat di depan mata. Contohnya saja kaya yang tadi aja ketika kita masukan kata kunci “obat kuat” di mbah Google. Ternyata informasi yang jelek, negative dan abal-abal bisa muncul dihalaman depan Google alhasil kalau udah ada di halaman depan pencarian google orang akan cenderung mengklik nya ketiban halaman yang ke seribuan dua ratus satu yaitu halaman web nya  situ.

Nah bagi para Internet Marketing itu mungkin tidak akan sulit untuk bisa muncul dihalaman depan GOOGLE dengan teknik SEO-nya atau yang instan, bisa langsung dihalaman depan GOOGLE dalam hitungan menit yaitu dengan cara optimasi beriklan di Google. Nah walaupun tulisan kita bagus tapi kalau ada di halaman 2.000.011 ya percuma ga ada yang bakal baca. 

Optimasi juga berlaku bukan hanya di mesin pencarian Google saja, optimasi bisa berlaku disosial media seperti Facebook dan lainnya. Misalnya dalam Facebook pun seorang Internet Marketing bisa dengan muda agar iklannya muncul di depan halaman kita, Ya salah satunya dengan cara beriklan. Contohnya Koran Kompas dengan mudah bisa ada dihalaman beranda facebook kita dan seenaknya mengirimkan beritanya yang menarik untuk kita tapi SAYANGNYA itu bukan yang kita butuhkan contohnya berita politik anu lah. Alhasil bukannya bermanfaat tapi wasting time untuk hal yang tidak produktif dan malah terjebak dalam emosi hasutan media.

Kalau dulu kita kekurangan infomasi kalau sekarang kita kelebihan informasi alias overload.  Internet itu pisau bermata dua, Jika tidak bisa memilah informasi dengan benar siap-siap kita tersesat dan tidak bisa kembali lagi.. Ini serius mblo.. malah ketawa,, hahaha.. coba kalian buka akun sosial media kalian seperti facebook dan twitter sekali scrolling kebawah anda tidak akan bisa menghentikannya dan anda sudah tersesat hilang arah karena sedang wasting time membaca berita yang tidak relevan. Gimana masih bisa tertawa? Ahahaha.. kita senabis kalau gitu..

Nah ada beberapa tips agar kita sebagai pengusaha atau calon pengusaha agar internet ini bukannya malah menjadi petaka tapi harta karun. Kuncinya adalah memilih informasi yang tepat sesuai dengan apa yang relevan dengan pekerjaan kita dan TERUJI.
sumber : https://www.pinterest.com/anangiiw/ha-ha-ha-lol/

Ya kali itu purit… Nah bagaimana informasi tersebut teruji mungkin hal ini bisa menjadi indikatornya.  

   Pertama Teruji waktu, Prodak yang teruji waktu sudah tidak bisa diragukan lagi keasliannya bahwa prodak tersebut telah teruji kualitasnya.
Sumber: twitter @pidibaiq


“ingin berak sedjak 1195” pidi baiq
Atau
“ Tahu sumedang haji Ateng terbukti sejak jaman prasejarah”


Nah banyak prodak-prodak yang sudah teruji kualitasnya karena sejak dulu tetap eksis sampai sekarang, sayangnya tidak semua prodak tersebut dibranding dengan baik dan tersebar kemana-mana. Ini menjadi peluang alias harta karun untuk para pengusaha.

Prodak apakah yang sudah teruji oleh waktu? Itu mungkin pertanyaannya, sederhana jawabannya adalah prodak hasil nenek moyang kita alias kuliner setiap daerah.

Tipsnya adalah kita Googling kuliner suatu daerah kemudian kita uji coba prodak tersebut dengan dipasarkan kecil-kecil ke target pasar yang ingin dituju jika sudah bagus hasil uji coba tinggal Branding habis-habisan.

Contoh yang memanfaatkan harta karun kuliner adalah zanana chips, dia memanfaatkan kuliner keripik pisang lampung yang sudah teruji dari dulu hingga sekarang ngangeni prodaknya tapi penyebaran hanya ada dilampung, Nah itu menjadi peluang.

Coba  googling  kuliner apa yang ingin dicari atau kuliner yang ada di tempat teman-teman apa tapi ga ada di tempat lain? Nah itu peluang.

2.       Harta Karun kedua adalah belajar dari yang bidang spesialisnya. Contohnya pak subiakto dia ahli dalam dunia Branding. Nah walaupun ahlinya tapi kadang mereka belum punya prodak sesuatu yang dijualanya sehingga kadang tidak terlalu terkenal atau populer, Nah jika tips yang nomer satu prodaknya yang menjadi harta karun nah kalau ini adalah ilmunya yang menjadi harta karun, nah biasanya mereka biasanya aktif di sosial media tinggal kita follow juga dan serap ilmunya. Ilmu gratisakn tapi bagus itu harta karun.

3.       Ketiga Belajar dari Media yang berprestasi penyebar ilmu.  Ingat penyebar ilmu ya bukan media hanya bersifat informasi saja, Kalau penyebar informasi saja kita bisa dengan mudah lihat di detik.com kompas, tempo yang kadang informasinya yang tidak relevan yang kita butuhkan.

Lalu siapa media ilmu yang berprestasi penyebar itu? Jawaban sederhanan Blog yang telah berpresati contohnya Blog bisnis srategimanajemen.net yang dinobatkan sebagai Blogger Bisnis Terbaik no 1 dlm Pesta Blogger Indonesia 2010.

Kenapa terbaik karena kontenya menarik, unik, berdasarkan data yang akurat bukan hanya feeling, tak heran suka dikunjungi sekitar 150rb/bulanya. Nah kalau blog www.bayuwin.com yang punya saya gimana? Tenang blog ini merangkum dari ilmunya ke empat elemen disini plus hasil pengalamannya sebagai pengusaha jadi ga usah ragu.. ga usah ketawa promosi dikit ga apa lah.. ahhaha

4.       Hartan karun keeempat adalah biar tidak tersesat belajar kepada ahlinya alias paket kumplit yaitu ke pengusaha yang sudah teruji. Jika orang tersebut sudah terbukti berhasil jadi jangan ragu belajar darinya. Pengusaha sukses sangat banyak seperti Ippho santosa, Jaya Setiabudi, Dewa Eka Prayoga, Yeheskiel zebua, Merry Riana nah tinggal ikuti aja sosial media biasanya mereka aktif berbagi dan itu tentu ilmu kebanyakan dari pengalaman beliau yang sudah teruji, Itu merupakan informasi hartan karun yang saya dapatkan selama ini.

Jika ke empat elemen ini kita gabungkan maka kita akan menemukan harta karun di internet dan tidak akan tersesat. Tingga kita kelola harta karun tersebut agar kita bisa jadi pengusaha sukses.

Tuesday, July 14, 2015

Kenapa seh para mastah suka bikin acara berbayar entah berbentuk seminar atau workshop?

Apakah mereka masih kekurangan UANG? Apakah mereka pelit membagikan ilmunya? Ah dasar pelit ilmu.. Yah mungkin itu adalah pemikiran orang yang negative. Walaupun memang ada juga pembicara yang butuh Uangnya tapi kebanyakan  bukan Uang yang mereka cari,  yang mereka cari tapi apa hayo? Mungkin sedikit penjelasan dulu

Misalkan teman-teman jadi pembicaranya apakah teman-teman mau punya murid yang malas dan banyak alasan? Kenapa kamu ga action? “Ga punya modal mas…” Kenapa ga Action? “Duh saya mah gaptek mas..” Kenapa kamu ga Action? “Duh nanti aja mas kalau udah punya modal.”

Apakah teman-teman mau punya murid dan calon murid seperti itu, Ya Banyak ALASAN dan PENUNDAAN! Mana ada yang mau, Nah para mastah juga gitu. Percuma kalau udah dikasih ilmunya kemudian dikasih caranya hingga detail tapi ga ACTION karena banyak ALASAN dan PENUNDAAN.

Para mastah pasti kesel sudah ngomong berbusa-busa tapi ga dipraktekin, Nah para mastah ga mau tuh punya murid yang manja dan banyak alasan gitu. Karena para mastah juga mengalaminya dari bawah juga, karena yang dibutuhkan hanya keberanian, konsistensi bukan banyak alasan dan penundaan.

Nah maka disettinglah seminarnya berbayar agar ketika kita tidak punya uang dan kita serius mau ikutan mereka akan berusaha mencari. Nah justru karena itu sebelum menerima ilmu mereka disharing dulu agar mereka tidak malas dan mau bergerak untuk cari modal buat bayar tiket.
Kata Bob sadino aja 
sumber: saptuari twitter

Nah itu dia, Supaya kita mau menggerakan dengkul kita, atau merangsang untuk action latihan cari modal dengan otak dan dengkul kita. Orang ga serius dan malas tentu tidak mau melakukan hal ini. Sudah tumbang duluan. Jadi kalau dapat tiketnya aja susah, mana berani main-main kalau pas seminarnya atau workshopnya mereka akan coba serius dan fokus mau belajar.

Tapi kalau orang kaya gimana mas? Kan udah punya uang jadi ga ada usahanya dong.. Ya bagaimanapun orang kaya yang mau investasi dengan pendidikan itu berarti mindsetnya sudah oke kalau ga oke ya paling buat ke Mall.. Ya kurang lebih gitu.. coba Tanya aja ke orang kayanya nanti pas seminar kenapa mau ikut? Hehe..

Karena Bisnis itu kepantasan.

Apakah teman-teman sudah bisa pantas memiliki uang dan tanggungjawab lebih? Coba apakah rezky yang sekarang yang sedang dinikmati sudah bisa mensyukurinya dan mengaturnya dengan baik?
Jangan-jangan sekarang juga belum bisa mensyukuri dan mengaturnya dengan baik. Lantas nanti kalau dikasih tanggung jawab lebih besar lagi mengurus uang lebih  dan orang lain (karyawan) malah jadi kacau ujungnya musibahkan ya.

Nah orang kaya yang mau investasi buat ilmu itu kemungkinan udah pantas (hanya Allah yang tahu say amah nebak aja) karena menggunakan uangnya dengan benar, coba buat hura-hura berarti gak pantas Cuma jadi ujian aja.

Yuk pantaskan dengan ilmu berbisnis yang benar plus kalau bisa yang lebih cepat juga (online).

Dan Yuk Pantaskan dengan attitude yang benar juga.

Jika sudah Pantas rejeki akan datang dengan sendirinya karena Allah ridho.

Artikel ini ditujukan buat pribadi penulis untuk intropeksi dirinya, semoga bisa bermanfaat juga untuk yang baca.. 

Bentar lagi lebaran  ya curi start ah.. Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin… Jika ada kata-kata yang tidak berkenan dan menyakitkan, mohon dimaafkan ya.. penulisnya lagi belajar soalnya.. hehe..



Monday, July 13, 2015

Rahasia kesuksesan para pengusaha


sumber: strategimanajemen.net

Apa yang membuat pekerjaan kita lebih lama selesainya atau melambat? Ada baiknya saya jelaskan dulu bagaimana cara kerja otak bekerja. Otak sebenarnya bekerja secara sistematis jika bekerja melebihi satu pekerjaan itu akan memberatkan otak. 

Contoh sederhananya seperti HP, ketika Hp menjalankan dua atau lebih dua aplikasi itu tentu membuat kinerja hp lambat dan berat. Ya otak juga seperti itu jika kita bekerja multitasking atau lebih dari satu pekerjaan atau bahkan lebih itu akan memberatkan kinerja otak. Jadi bukannya malah lebih cepat ketika kita multitasking (mengerjakan lebih satu pekerjaan) malah jadi lebih lambat dan lama.

Dan tahukah berapa persen produktifitas atau kecepatan kerja kita menurun? Ya menurut penelitian (bisa dilihat digambar) produktifitas atau kecepatan bekerja kita bisa menurut sampai 40%. WOW ! Itulah mengapa multitasking sangat tidak baik. Malah tambah lama selesasi pekerjaanya..

Dan tentu tahu dong apa yang membuat kita multitasking? Ya Hp kita, kita sangat mudah tergoda untuk melihat hp kita untuk mengecek sosial media kita. Itulah yang membuat kita melambat dalam bekerja “SUSAH FOKUS!”

Agar bisa fokus kerja sebaiknya HP kita jauhkan atau matikan internetnya atau matikan saja kalau bisa. Nah ada teknik juga tentang rahasia kesuksesan para pengusaha mengapa bisa terus fokus dalam bekerja sehingga pekerjaan bisa cepat selesai.

Tekniknya disebut Podomoro, agar kita bisa tetap bisa fokus dan otak kita bisa tetap Fresh dalam bekerja tekniknya adalah 25 menit nonstop bekerja  tidak berhenti dan 5 menit istirahat. Nah gitu aja terus itu berguna mengatur ritme dan merefresh otak agar fresh kembali.

Coach Dewa juga melakukan hal ini, dan itulah mengapa Coach Dewa bisa menyelesaikan satu buku Cuma dalam dua minggu. Kalau Coach Dewa formasinya 15 menit kerja nonstop tanpa henti dan 3 menit istirahat. Gitu aja secara konsisten selain melatih fokus juga membantu menyegarakan otak.
sumber: twitter dewa eka prayoga

Ingat lho ini adalah berdasarkan penelitian jadi sudah teruji dan para pengusah sukses juga banyak yang melakukan Hal ini. Tips selanjutanya karena otak tidak baik dalam multitasking jadi tipsnya buat list  daftar pekerjaan harus dikerjakan.

Nah kalau udah gitu otak ga akan bingung. Semoga bermanfaat.

Saduran dari strategimanajemen.net

Saturday, July 11, 2015

Cara menjadi pengusaha sukses dan ampuh !

Begini Cara menjadi pengusaha sukses dan ampuh..

Disebuah kerajaan, Seorang raja yang juga seorang kesatria yang tangguh, mengadakan sebuah sayembara untuk mencari seorang kesatria yang pantas mendapampingi putrinya. Sayembaranya sangat sederhana,

“Barang siapa berani menyeberangi kolam renangnya yang berjarak 20meter saja, maka akan menjadi pemenang, Hadiah bagi pemenang adalah akan diperstuntingkan dengan putri raja”

Siapa yang tidak mau dapat putri raja yang cantik? Cukup hanya dengan menyeberang kolam. Tunggu dulu…, ada pemberitahuan lainnya. Ternyata, di dalam kolam, ada seekor buaya betina (bukan buaya darat mblo.. ) yang sudah 1 tahun ga diberi makan. Siapa berani hayo?

Padahal ribuan peserta sudah siaps-siap di pinggir kolam untuk mendapatkan impiannya. Tapi mendadak nyali mereka Ciut, Setelah tahu bahwa ada buaya yang ikut berenang. Asli, tidak ada yang mau menggadaikan hidupnya sekalipun diiming-iming menjadi menantu raja, yang berarti bisa jadi raja juga kelak.

                Sunyi, sepi, tak ada yang bergerak. Tiba-tiba terdengar bunyi “byurrr”! Semua langsung menatap kolam yang berkecipak.

Ada dua gerakan yang bergerak sama-sama cepat, saling berkejaran, hingga muncullah seorang pemuda dengan tampang menggigil dan napas ngos-ngosan.

“Selamat! Anda layak menjadi menantu saya ! Anda betul-betul kesatria!” Raja menyalami sang pemenang. 

“Apa kiatnya menyeberangi kolam dengan buaya ganas di dalamnya?” Tanya sang raja.

Pemuda itu menatap raja dengan penuh keheranan, lalu menatap hadirin dengan muka memerah.
“Hoi..! Siapa tadi yang mendorong saya masuk kolam? Siapa?!! Teriaknya lantang dan galak.

                Didorong ke kolam, dipaksa mengambil resiko, kepepet mempertahankan hidup memaksa dia mengeluarkan kekuatan terbaiknya yang tersembunyi. Tentus saja, Siapa seh mau dijorokin dan mau menanggung resiko? Namun dalam kedidupan, dijorokan adalah suatu kiat/kebutuhan kita menuju sukses. Jika tidak, maka kita akan berjalan ditempat dalam zona nyaman kita saat ini.

Yap itulah potongan secuil isi buku tersebut yang banyak mengubah hidup orang termasuk saya sendiri, Oh ya… ada yang mau cerita dari dampak secuil cerita di atas? Okee-okee saya ceritakan secuil lagi, gini..

Tahukah anda bagaimana sekolah musik PURWACARA di Franchise-kan? Ringkasnya, ada seorang mantan manajer Bursa Efek Jakarta bernama Koma Untoro. Suatu saat Koma mengikuti Kelas Entrepreneur University, yang kala itu dimentori langsung oleh pendirinya. Yaitu Purdi E Chandra. 

Untuk lebih memacu muridnya action, Purdi mempertemukan Koma dengan musisi terkenal Purwacaraka. Purdi setengah menjerumuskan Koma dengan mengatakan ke Purwa, bahwa koma bisa membantu mengembangkan bisnis sekolah musik Purwacaraka ke seluruh Indonesia dengan cepat.
Kala itu Koma benar-benar tidak tahu apa itu Franchise. Tapi apa boleh buat, kepercayaan dia terhadap ‘Guru Gila-nya’, membuat dia terpacu untuk mempelajari How to Franchise a Business. 

Alam semestapun mendukung, secara kebetulan, ada pelatihan tentang Franchise. Tanpa berpikir lagi, Koma pun mengikuti diklat tersebut, hingga pada pertemuan yang telah dijanjikan dengan Purwa, Koma telah siap dengan konsep mem-Franchise-kan sekolah musik Purwacaraka.

MOU-pun ditandatangani, Koma, yang notabene tidak ikut mendirikan sekolah music Purwacaraka, memiliki porsi saham dalam Franchise Purwacaraka. Dalam hitungan 2 tahun, Purwacaraka telah berkembang menjadi 50 cabang dengan system Franchise. Dan perlu dicatat, sampai saat ini, Koma Untoro tidak dapat bermain musik.

Nah itulah secuil cerita bagaimana dahsyatnya buku tersebut, Mungkin jika sudah membacanya teman-teman akan berkata seperti orang-orang ini katakan,

Tahu dong Yasa Singgih? Pernah saya ceritakan dalam artikel ini, Pemuda usia 19Tahun owner fashion MensRepublic dengan omset ratusan juta perbulan dan di sejajarkan dengan pebisnis terkenal kalau jadi pembicara.

Setelah baca buku tersebut, dia esoknya langsung ke tanah abang beli pakaian denga modal 500ribu yang dia punya pada saat sebelum menjadi penguasaha, dan langsung berjualan baju tanpa pikir panjang. Jadi Pengusaha titik!

Tahu dong Gazan? Ya pernah saya ceritakan juga dia adalah owner keripik pisang zanana dengan omset 400juta/bulan dan baru 19Tahun juga usianya. Setelah baca buku tersebut. Dia langsung bilang,

“Mah besok saya mau jadi pengusaha!” Padahal baru berusia sekitar 14tahuan ketika saat SMA.
Mungkin ada selanjutnya setalah baca buku tersebut yang bilang begitu,


 Buku apa hayo?

Ya buku gurunya para pengusaha sukses Jaya Setiabdui. Bukunya adalah The Power of Kepepet disingkat TEPOK. Denga Taglinenya, “Cara Tercepat.. Terampuh.. Jadi entrepreneur!”

Yang mau pesan kesini aja KLIK

Thursday, July 9, 2015

Cie yang lagi menikmati THR

Sumber: www.madiunpos.com
Sebagai pengusaha pengelolaan uang dengan baik adalah suatu kewajiban kalau kata mas Ippho santosa penangan uang lebih penting dari uang sendiri. Masalah yang sering dialami adalah uang habis entah kemana jika tidak dikelola dengan benar.

Kata mas Jaya setiabudi pengelolaan uang yang paling mendasar dan sederhana adalah pisahkan rekening pribadi dan usaha, gajih dirimu sebagai owner sesuai kebutuhan dan disiplin dengan hal tersebut. Jika gajihmu habis ya jangan ambil dari modal usaha, disiplin dengan hal tersebut, itu awal kunci menjadi pengusaha sukses.

Nah selanjutna kalau kata Yeheskiel zebua pos-poskan hasil gajih tersebut, detailnya:

Pos Pertama: Sosial & Keagamaan 10%

Yes, alokasikan 10% dari penghasilan Anda untuk memberi bagi kegiatan agama & sosial. Ingat, ini adalah prioritas utama. Biasanya saya langsung memberikan 10% dari pendapatan saya di minggu pertama. Penting untuk diperhatikan, Orang Kaya bukanlah orang yang paling banyak meraih omzet, tetapi paling banyak memberi.

Pos Kedua: Investasi Otak 20%

Mengapa ini merupakan Pos Kedua? Karena sampa saat ini, Dari pengalaman saya, Investasi inilah yang paling cepat return nya dibandingkan yang lain. Saya termasuk orang yang "Gila" dalam berinvestasi di sini. Dalam tahun ini saya memutuskan untuk 3 kali ke Luar Negeri untuk belajar dari guru-guru terbaik. 2 bulan lalu saya belajar dari Tonny Robbins. Liburan lebaran ini saya belajar lagi sama Jay Abraham (World Class Marketing Legend). November saya belajar langsung dengan Robert Kiyosaki.

Pos Ketiga: Investasi 20%

Nah ini juga penting. Fokus kita kedepannya bukan kerja terus-terusan demi uang kan? Oleh sebab itu harus persiapan dari sekarang dengan membeli aset. Bisa itu dengan investasi di Properti, Bisnis yang sudah tersistem, Emas dan juga Saham/Reksadana.

Pos Keempat: Kebutuhan Hidup 50%

Ini baru yang terakhir. Coba baca lagi judul di pos keempat ini.
Iya betul Kebutuhan Hidup, bukan Gaya Hidup.
Kalau untuk memenuhi Kebetuhan Hidup pasti 50% dari pendapatan cukup. Tapi kalau hidupmu banyak Gaya, ya gak cukup-cukup hehe

Kamu mau bingung kan, daritadi saya gak bahas hutang? hehe

Kalau soal hutang, simpel jawabannya. Kurangi dari Pos Keempat untuk mengangsur Hutang. Jika tidak tertutupi juga, baru kurangi Pos Ketiga. Kalau masih kurang juga baru Pos Kedua.

Intinya dalam pengelolaan keuangan, yang jadi prioritas adalah Sosial/Keagamaan & Ilmu. Kalau 2 hal ini yang prioritaskan saya jamin hidupmu akan berubah kearah yang lebih baik.


Begitu katanya,
Jadi sebelum habis uang THR yuk jangan lupa investasikan untuk no 1 dan 2 atau sosial dan otak.

Wednesday, July 8, 2015

Penyakit Pelit Pengusaha


Ketika perusahaan teman-teman bangkrut, apa prioritas utama yang teman-teman selamatkan? Jika jawaban aset, Ya itu benar tapi aset apa? Para pengusaha teruji dan handal mungkin akan menjawab hal ini. 

Yang pertama adalah Brand, apakah itu Brand? Sudah saya jelaskan di beberapa artikel saya sebelumnya tapi secara sederhannya Brand kata Pak subiakto adalah ikatan emosional antar prodak dengan konsumennya. Atau sederhannya prodak tersebut sudah melekat pada benak konsumen. Contoh ingat air mineral ingat aqua, ingat mie ingat indomie, ingat mobil ingat mercy.

Kenapa mesti Brand? Ya, mengambil perhatian orang-orang (konsumen) dan apalagi sampai menjadi sesuatu yang diingat pertama kali oleh konsumen itu sangatlah sulit. Ketika kita berhasil mendapatkan hal tersebut kita bisa dikatakan telah berhasil membuat brand.

Apa manfaat brand? Ketika brand sudah kuat tentu brand yang kuat akan tercipta pengetahuan tentang prodak dan kepercayaan prodak di benak (pikiran) konsumennya. Dengah hal tersebut perusahaan akan lebih mudah menjual karena sudah dikenal dan dipercaya.

Contohnya mengapa kita beli air mineral dengan Brand aqua? Karena kita sudah tahu aqua dan kualitasnya artinya orang-orang sudah percaya padahal mungkin masih banyak air mineral lainnya yang lebih bagus kualitasnya tapi karena ketidaktahuan maka tidak ada kepercayaan kepada prodak tersebut. Itulah yang membuat sebuah Brand mahal. YA NAMA BAIK 

Contoh lainnya adalah GOOGLE, ketika kita mendengar GOOGLE mengeluarkan prodak  baru misalnya mobil maka konsumen akan langsung percaya kepada prodak baru tersebut padahal belum tentu prodak tersebut lebih bagus dari prodak mobil yang sudah ada.

Ya nama baik sangat berharga ketika suatu prodak ditempeli Brand tersebut otomatis itu langsung mendongkrak kepercayaan orang-orang. 

Contoh lainnya ketika prodak sepatu buatan cibaduyut di jual tanpa brand yang tidak terkenal mungkin tidak akan laku, lalu bandingkan ketika prodak tersebut ditempeli Brand nike atau adidas.  Padahal emang ada prodak nike yang dibuat oleh produ


sen indonesia. Bahkan nike sendiri tidak punya pabrik sepatu aselinya.
Itulah mengapa asset terbesar sebuah perusahaan bukan asset  fisik tapi  Brand. Sebagai gambaran saya tampilkan harga BRAND  termahal di dunia jadi kalau mereka menjual hak paten namanya mereka akan mendapatkan harga segini. Lihat belakangnya itu satuannya $m artinya  harga brand cocacola misalnya adalah 71.861.000.000 USA dolar, hitung saja kalau dirupiahkan.



Sumber gambar strategimanajemen.net


Nah biasanya pengusaha pelit tidak mengenal Brand atau nama baik contohnya seperti apa? Ya contohnya mereka ketika jualan spamming (nyampah), contoh spamming ngetag orang seenaknya, setiap masuk grup orang lain malah langsung jualan, “cek FB kita dong, cek IG kita dong” mana mungkin orang percaya kalau jualannya gitu, nama baiknya di jual murah kalau mereka jualan seperti itu. Jadi penyakit pelit pengusaha pertama adalah kalau jualan spamming tidak mau invest jualan dengan elegan.

Lanjut ke bahasan prioritas aset yang mesti diselamatkan ketika bangkrut, Yang kedua atau bisa dibilang yang terakhir juga yaitu yang mesti diselamatkan adalah SDM atau Sumber daya manusia perusahaan. Steve Jobs pernah berkata kurang lebih begini yang saya banggakan bukan saya menciptakan prodak apple seperti macbook, iphone, dan prodak iphone yang fantastic lainnya tapi saya bangga saya bisa merekrut orang-orang hebat untuk mewujudkan perusahaan apple yang luar biasa.

Mungkin Sering mendengar dibalik sukses seorang lelaki ada wanita hebat dibelakang, Nah dibalik sukses perusaan ada CEO dan pekerjanya yang hebat. Jika CEO nya jelek jangan harap usaha maju. CEO atau pemimpin adalah ujung tombak kalau ujungnya aja tumpul mana bisa menembus dinding atau menghancurkan dinding yang ada malah memantul lagi tuh tombak.

Penyakit pelit pengusaha yang kedua adalah mereka tidak mau investasi perihal mengasah otaknya, mereka pelit untuk mau investasi dalam pembelajaran, jangankan ikut seminar atau worksop berbayar, beli buku aja malas. Bagaimana mau berkembang kalau gitu.

Pengusaha yang berhenti belajar  siap-siap akan bangkrut  kalau kata coac dewa dan orang yang tidak mau berubah siaps-siaplah punah seperti dinasourus kalau kata  mas Jaya Setiabudi.

Belajar adalah sebuah keharusan, aset fisik boleh bangkrut tapi skill makin kaya itu akan mudah melesatkan lagi bisnisnya.

Selanjutnya adalah ketika CEO sudah benar mau belajar dan  penyakit selanjutnya adalah mereka tidak mau invest mengembangkan pegawainya atau SDM.

Pemimpin seperti ini biasanya tidak percayaan kepada bawahannya salah sedikit langsung turun tangan, padahal tugas pemimpin adalah harus mengajarkan ilmunya kepada pegawainya. Tapi penyakitnya biasanya pelit berbagi ilmu dengan pegawainya, alhasil mana bisa berkembang pegawainya kalau gitu. Coba percaya kepada pegawai jika salah anggap sebagai pembelajaran dan mulai bimbing dengan baik.  Tapi ingat juga jangan 100% percaya kepada pegawai itu yang dikatakan mas Jaya. Karena suatu saat mereka juga jadi sangingan kita.

Jangan pelit berbagi ilmu kepada pegawai karena rejeki bagaimanapun tidak akan tertukar.

Monday, July 6, 2015

kenapa Yunani BANGKRUT?

Sumber: www.madiunpos.com


Apa persamaan perusahan dan Negara? Ya Negara sebenarnya bisa dikatakan perusahaan besar dengan pengelolanya pemerintah. Presiden diibarakan CEO nya dan  Menteri diibaratkan managernya dan rakyat di ibarakan karyawan. Jadi jika penduduknya rajin bekerja dan menghasilkan banyak uang maka Negara makin kaya karena uang berputar dengan cepat sehingga pajak ikut berputar dengan cepat juga. Yap pajak adalah salah satu penghasilan Negara.

Nah jika CEO nya atau presidennya tidak bisa mengelola dengan benar tentu perusahaan atau Negara akan bangkrut. Ciri perusahaan bangkrut adalah lebih besar pengeluaran daripada pemasukan. Nah itulah yang dialami Yunani pengeluaran mereka lebih besar dari pada pemasukan.

Penyebab pengeluaran terbesar Yunanai bisa ada yang tebak? Jika ada yang menjawab “Subsidi” Ya anda benar. Subsidi itu kalau ada yang kurang paham, jadi prodak yang dibeli oleh kita sebagian dibantu pembeliannya oleh pemerintah. Contohnya BBM seharusnya rakyat membeli bensin misalnya 10rb/liter tapi pemerintah bantu dengan subsidi jadi pemerintah nombok untuk rakyatnya jadi misalnya kita cukup bayar 8rb dan pemerintah nanggung 2rb untuk semua rakyatnya, Kalau rakyatnya 100juta kalikan saja berapa yang harus nombok setiap harinya.

Nah Yunani begitu terlalu banyak subsidi, bahkan yang ngganggurpun dapat subsidi lumayan besar sehingga daripada kerja yang hasilnya kecil mending nganggur aja karena dapat uang lebih gede. Mereka dimanjakan oleh subsidi sehingga membuat terlena rakyat. Kalau terus-terusan rakyat malas kerja tentu perputaran uang jadi lambat yang menyebabkan pemasukan lambat juga.

Kalau pemasukannya lebih kecil dari pada pengeluarannya jika terus-terusan begitu, Ya akhirnya meledak alias bangkrut kaya Yunani. 

Lalu siapa penyebabnya? Mari kita telusuri, Yang pertama bertanggung jawab adalah tentu Bos dan managernya yang tidak bisa mengatur dengan bijak. Pemerintah tidak tegas untuk mencoba mengurangi kalau bisa menghentikan subsidi dan membuat para rakyatnya lebih mau rajin kerja. Kenapa mereka begitu? Ya karena rakyatnya.

Para politisi atau pejabat pemerintah tidak berani mencoba atau menghentikan subsidi tapi malahan sengaja memberikan subsidi atau mendukung subsidi agar harga barang tidak mahal. Ya mereka lebih mementingkan pencitraan saja dengan bilang pada janji kampanye “barang murah hidup sejahtera” tahunya mereka pake dana pemerintah untuk subsidi yang berakibat kas Negara habis disedot subsidi.
Ya rakyat juga salah karena mereka mau barang murah dan hidup sejahtera nuntut ke pemimpin tapi malas kerja. Ya jadinya pemerintah mereka dilemma, mau hilangkan subdisi agar Negara sehat tapi rakyat pasti ngamuk tidak setuju.

Jadi gimana mau berharap kesubsidi terus? Terus bangkrut kaya Yunani? Bagi pengusaha mereka tidak berpikir ke masalah tapi kesolusi jika subsidi hilang ya tentu omset jualan harus meningkat juga. Terus bagaimana agar omset ningkat? Ya karyawannya harus lebih giat kerja.

Ya itu pengusaha mindset bener tapi jika mereka fokus ke masalah bilang pemerintah jahat harga mahal karena subsidi dicabut, terus kalau Negara bangkrut kaya Yunani mau?

Para pengusaha sukses kebanyakan lahir dari zona tidak nyaman sehingga mereka harus bergerak dan berpikir kreatif terus kalau tidak mereka DIED. Semua pengusaha sukses Merry Riana terpuruk tinggal sendiri di singapura tanpa bantuan orang tua dan menanggung hutang kuliah yang besar.

Dewa Eka Prayoga bangkrut 7,7 Milyar berhasil bangkit karena terus bergerak dan berpikir kreatif, Jaya setiabudi jangan ditanya kalau yang ini sering bangkrut tapi sekarang jadi guru bisnis yang dahysat. Yeheskiel Zebua harus mencari uang untuk biaya operasi ibunya, Bob sadino diawal-awal juga bangkrut parah tapi akhirnya bisa bangkit.

Zona nyaman hanya akan membuat malas seperti halnya subsidi, Jadi walaupun sekarang terus dapat subsidi, ya siap-siap kita bangkrut kaya Yunani. Yah jangan tuntut barang murah tapi tuntutlah diri agar bisa berpenghasilan lebih besar.

Bergerak dan kretif adalah kuncinya.
Kalau kata Yeheskiel Zebua "You Don't Need Money, You Need a Better Strategy" alias lebih kreatif dan beruasaha.

Cuma Nasehat diri sendiri, semoga bermanfaat.


Sunday, July 5, 2015

Zanana Chips: Usia 19th Cuma jual keripik Pisang omset kini melesat 400juta/bulan



Harga Zanana Chips berkisar antara 15ribu hingga 25 ribu, tidak ada patokan harga pasti agar resellernya bisa menyesuaikan dengan kondisi dan bersaing secara kreatifitas dalam berjualan. Zanana Chips adalah kripikik pisang Clasy dengan rasa ngangenin itu yang dibilang target pasarnya.

Pernah nonton spiderman? Pernah dengar kata-kata unlce Ben (pamannya spiderman) “kekuatan yang besar dengan tanggung jawab yang besar juga”. Jadi apakah kekuatan mesti sesuatu kekuatan superpower? Tentu TIDAK! Kekayaan juga sebuah kekuatan, dengan kekayaan kita bisa beramal lebih besar dengan hartanya atau sebaliknya dengan kekayaan juga kita bisa menjadi sebuah kejatahatan luar biasa misalnya membiayai perang teroris atau bikin wabah virus penyakit.

Jadi kekayaan juga butuh KEPANTASAN! Jika tidak pantas orang yang merimanya bisa jadi itu cobaan atau musibah tapi jika sudah pantas malah kekayaan tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat kepada orang lain. Ya ini pernah saya bahas detailnya di artikel saya yang sebelumnya Menurut Temen-temen, apakah temen-temen pantas jadikaya? Silakan yang belum baca bisa baca.

Selanjutnya,  kesuksesan tidak lepas dari peran mentor, Menurut teman-teman apa penyebab seorang mentor atau mastah mau mementori kita? Jika diteliti hampir semua mentor atau para mastah yang sukses bisnis sangat suka sharing ilmu dan mau menjadi mentor karena sharing adalah sebuah kebutuhan kita untuk tumbuh kata Mas Jaya Setiabudi. 

Tetapi sayangnya para yang mau dimentori ini kebanyakan malah menutup diri dulu sehingga para mastah akan menyeleksi kembali siapa yang pantas dimentori karena untuk menjadi murid perut kepantasan juga  Mungkin bertanya maksud menutup diri dulu itu apa? Ya ketika dikasih tahu biasa orang tersebut banyak alasan dan penundaan dan ini yang dibenci para mentor atau mastah bisanya.

Kunci kegagalan “Penundaan dan Alasan” Jaya Setiabudi

Selain itu apa penyebab kita tidak pantas menjadi murid para mastah tersebut?

Yang pertama adalah Attitude (Perilaku) jika perilakunya jelek tentu jangankan para mastah kita saja munkin enggan jadi temannya. Lalu bagaimana tipsnya agar bisa sesuai attidude nya dengan yang inginkan para mastah? Mungkin salah satunya adalah ikuti cara mainnya dia dan buatlah dia senang kepada kita misalnya ikut seminar, workshop, sekolah dan beli bukunya. Tetapi jika hal negative tentu tidak harus diikuti.

Lalu apa selanjutnya? Sebenarnya jika attitude sudah sesuai itu sudah cukup untuk bisa diterima jadi murid atau mentornya.  Tapi ada beberapa mentor atau mastah yang perlu syarat tambahan lagi yaitu kesiapan mindset. Mengapa mindset?

Pernahkah teman memberi nasehat keteman anda dan ternyata nasehat anda malah tidak dianggap alias disepelekan atau diangap angin lewat? Ya untuk menerima materi tidak semua orang langsung bisa menerimanya perlu kerendahan hati. Kadang kita sok tahu dan tidak mengosongkan gelasnya sebelum menerima materinya sehingga materinya ga masuk-masuk.

Selanjutnya adalah mental ya, Ya Mental tidak semua orang berani menghadapi tantangan, bersabar menghadapi tantangan dan pantang menyerah hinnga berhasil. Maka hanya orang yang memiliki kriteria tersebut bisa jadi lulus seleksi

Jika sudah memiliki hal itu semua mungkin kesuksesan hanya menunggu waktu kapan Allah ridho dan mengirimkan malaikat rizkinya. Usia tidak menjadi penghalang jika sudah pantas maka sukses udah ditangan karena usia hanya jumlah dan kedewasaan itu mindset.

Contohnya adalah cerita mas Jaya setiabudi tentang owner zanana chips
Gazan Azka - ZANANA CHIPS

Jika Anda sudah membaca artikel saya sebelumnya tentang Laksita, tak lengkap jika saya tak mengungkap tentang profil Gazan. Kenapa? Karena mereka datang berdua saat jumpa pertama dengan saya.

Hanya beda beberapa bulan usianya, Gazan belum genap 20, masih 19 tahun.
Setelah melepas usahanya yang bermacam-macam bersama Laksita, Gazan menekuni 1 bidang usaha saja, yaitu menjual kripik pisang.

Kalau Anda pernah jumpa dengan saya dan Gazan, mungkin Anda akan heran, “Koq mirip cara bicara dan kata-katanya..”. Iya emang kita kayak kembaran.

Tak seberuntung Laksita, selepas SMU, Gazan tak mampu mengikuti YEA, sekolah idamannya. Dia hanya mampu mengikuti Ecamp, kemudian lanjut YEA Virtual (paket multimedia). Setelah itu dia rajin mengikuti pertemuan 2 mingguan saya, Juragan Forum (gratis).

Paham dengan kesalahan yang ia buat, setelah menutup usaha-usahanya, Gazan mempraktikkan nyaris ‘plek’ langkah-langkah 7 Formula – Buka Langsung Laris.

Dia melihat permintaan yang besar terhadap kripik pisang, tapi suplai kripik pisang terbanyak dan ternama masih didominasi wilayah Lampung.

Dari situ Gazan mulai usaha kripik pisang dengan modal 50 ribu rupiah dari koceknya, November 2013. Melihat keseriusan Gazan berbisnis, tantenya menambahkan modal 1 juta.

Setelah lolos uji ngangenin, 1 bulan kemudian merek Zanana diluncurkan, sedangkan kemasan cantik dikeluarkan di bulan ke 3.

Kunci awal bisnisnya adalah ‘ringan kaki’ untuk mengantar kemanapun pelanggan minta, dengan jumlah satuan sekalipun.

Bulan ke 6, mulailah dibentuk sistim jaringan reseller. Sejak saat itu omzetnya melejit sadis. Saat ini Zanana memiliki 400-an reseller.

Rasa yang Ngangenin + Kemasan yang Kece + Merek yang Ngetop, membuat para celebgram sukarela meng-endorse Zanana. Cek aja akun instagramnya >> @ZananaChips

Omzet? 400-an juta perbulan.

Mau?




iklan responsip