Friday, February 5, 2016

Woy Kenapa Baru Menulis Lagi?


Rasanya aneh tidak menulis selama satu bulan lebih di Blog ini. Menulis sebenarnya adalah suatu kebutuhan bagi saya karena pernah dijelaskan juga dalam artikel saya manfaat menulis. Menulis menjadi media yang ampuh untuk meredam emosi, membuat perasaan lebih enak dan membuat gairah yang menyenangkan.

Tapi jika ada yang bilang menulis itu malah bikin pusing. Ya saya juga setuju karena saya juga merasakannya sekarang. Menulis macam apakah itu? Yap menulis hal yang tidak disukai, banyak aturan dan membosankan. Seperti menulis skripsi yang sedang saya lakukan sekarang, penuh aturan, kaku dan membosankan. ( Yah ketahuan curhat.. )

Yap itu juga menjadi alasan kenapa saya tidak menulis selama ini di blog. Sibuk skripsi hahaha.. yang tak kunjung ada titik terang di otak saya. Kenapa begitu banyak aturannya seh.. Ga Asyik bet ah.. Ini juga menjelaskan bahwa saya adalah tipe pemimpi/imajinasi bukan editor.

Kalau disuruh seperti menggunakan aturan skripsi seperti huruf, paragraf, spasi hingga nomer halaman pun di atur, Saya biasanya langsung pusing. Biasanya saya serahkan ke teman yang ahlinya dan sebagai imbalan berikan traktiran.

Ini juga menjelaskan bahwa dalam menulis terbagi ke dalam dua bagian. Pertama berimajinasi dan kedua mengedit. Kita tidak boleh menyatukan sekaligus dua pekerjaan tersebut karena akan memberatkan otak. Yap tepat sekali MULTI TASKING istilahnya. Berimajinasi dan mengedit adalah dua pekerjaan yang berada di fungsi otak yang berbeda.

Yap Berimajinasi menggunakan Fungsi otak kanan sedangkan mengedit Fungsi otak kiri. Pengalaman dan sejarah hidup membuat kita dicodongkan ke salah satu bagian otak tersebut. Salah satu yang sangat berperan adalah sekolah, membuat mengarahkan kita ke salah satu bagian otak tersebut.

Sekolah cenderung mengarahakan kita ke bagian otak kiri ( Sekolah umum ya seperti SD-SMP-SMA) Ya mengedit alias mengatur. Bagi yang condong ke Tipe Imajinasi tentu hal tersebut membuatnya menderita. Misal Males akuntasi lah.. Tapi kalau matematik tidak termasuk seh karena matematik adalah induk ilmu pengetahuan.

Yang saya suka adalah menulis dengan liar seperti guru saya >> pidi baiq, tidak baku dan yang penting asyik. Editor buku ayah pidi pun pernah berkomentar pusing bagaimana mengeditnya akhirnya ga diedit Tapi justru itu yang membuatnya unik dan tidak kaku. YAP LIAR!

Menulis bagi saya adalah salah satunya untuk meliarkan imajinasi saya Seperti Aya pidibaiq dan itu membuat saya menjadi bergairah dan senang.

Begitu pun dengan bisnis kurang lebih sama terbagi ke dua bagian. Pemimpin dan Editor, Pemimpin adalah cenderung tipe kanan yang sering berimajinasi dengan masa depan sedangkan Editor adalah tipe Kiri seperti Manajer yang mengedit sejarah perjalan bisnis agar dievaluasi dan diperbaiki.

Biarkan Pemimpin berimajinasi dan serahkan caranya ke Manajer!


Bagaiaman cara mengetahui anda condong ke tipe mana?

Sederhana, Coba ingat atau perhatikan ketika anda buka bisnis, LAMA BERPIKIR atau CEPAT ACTION ?

Tipe kiri atau editor atau penilai atau pemikir cenderung lama berpikir dan gak dibuka-buka layaknya Orang pintar teori yang malah ketakutan.

Tipe kanan akan cepat Action, Yang pengting buka dulu karena belum tahu hasilnya.

Mana yang bagus?

Semuanya bagus cuma penempatannya saja yang harus tepat. Saat mau buka bisnis harus cepat gunakan otak kanan. Tapi setelah bisnis jalan gunakan hitungan atau kiri. Karena tanpa perhitungan bisa kacau.

Tapi Tipe Imajinasi akan malas dengan hal tersebut (hitungan). Jangan pusing-pusing gunakan otak kanan anda! Rekrut akuntan dan manjer lainnya. Seperti saya menyerahkan pekerjaan editor skripsi saya ke teman.


By the way.. Mas Kapan lulus?
sumber gambar: cacatannya.wordpress.com



SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip