Tuesday, December 8, 2015

Apakah anda Penjual yang deg-degan saat memprospek calon klien?


Jika anda seorang Penjual yang yang deg-degan atau takut saat memprospek orang berarti kemungkinan besar karena anda sedang berpikir negatif atau mindsetnya masih salah. Penjual yang mengalami ini biasanya berpikir ingin mengambil sesuatu dari calon kliennya atau sedang memikirkan keuntungan dari komisi prodak yang dijualnya.

Ketika anda hendak prospek calon konsumen anda berpikir "Wah komisi-nya segini neh besar juga" Sehingga membuat anda takut atau ragu-ragu karena pikiran anda hanya tertuju pada keuntungan yang diambil dari calon konsumen anda. Bong Chandra mengatakannya dengan Ketakutan yang terbalik, Ada muridnya Bong Chandra yang mengalami hal serupa yaitu takut saat memprospek orang, ternyata benar pikiran dia tertuju pada keuntungan yang bisa diambil dari calon konsumennya (komisi).

Mindset tersebut tentu salah sehingga membuat anda ragu, takut dan deg-degan. Ingat orang yang Jago jualan adalah orang yang jago meyakinkan konsumennya tentang manfaat apa yang bisa dapat dari prodaknya. Ubah mindsetnya Penjual itu bukan mengambil keuntungan tapi memberi keuntungan,  bukan take tapi Give Bong Chandra mengatakannya.

Ubah pikirannya bukan seberapa banyak komisi yang bisa anda dapatkan tetapi seberapa banyak manfaat yang bisa didapatkan calon konsumen anda dari prodak anda. Misal saya jual buku ini Dongkrak Omset Milyaran dengan tim Penjualan, Bagaimana beruntungnya orang yang mengaplikasikan buku ini sehingga owner bisa melipatkan penghasilannya hanya dengan 420ribu. Apalagi sekarang sedang diskon 50% begitu beruntungnya pengusaha yang beli.




Dengan begitu anda bisa yakin dan penuh percaya diri ketika menjual, seperti kisah mba Merry Riana yang yang jualan asuransi tapi dengan penuh percaya diri walau ditolak dan malah menolak klien jika memang tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan dari manfaat prodaknya. Dengan keyakinan manfaat asuransi yang dijualnya akhirnya bisa menjual asuransi senilai 1 Juta dolar.

Seperti artikel saya yang sebelumnya seorang Jago Jualan bukan yang Jago nawar tapi Jago meyakinkan konsumennya tentang manfaat prodaknya yang bisa dirasakan. Jadi pastikan juga anda sebagai penjual yakin dengan manfaat prodaknya.

Jadi ubah mindset anda (penjual) bukan seberapa yang didapatkan dari konsumen tapi seberapa banyak manfaat yang anda bisa berikan dari manfaat prodak anda. Ingat uang hanya dampak dari manfaat yang kita berikan. Setelah konsumen merasakan manfaat urang akan datang dengan sendiri.

Singkat cerita murid Bong Chandra tersebut sudah tidak takut lagi memprospek orang. Oh ya ilmu ketakukan terbalik ini juga bisa diterapkan kepada anda yang sedang takut lainnya misal takut buka usaha.

Ada juga kasus lainnya kasus peserta seminarnya Bong Chandra yang takut buka usaha karena takut bangkrut, takut gagal, takut rugi (pokoknya negatif di awal)  sehingga hidupnya stagnan tidak berkembang. Setalah mindset diubah bahwa ketakutannya harus dibalik, Takutlah jika nanti anaknya dan keluarganya tidak bisa makan, takutlah nanti kalau kelurga anda sakit dan anda tidak bisa bayar rumah sakit, takutlah jika nanti anda tidak bisa membahagiakan orang tua.

Akhirnya setelah sadar dia segera buka usaha ternyata ketakutannya hanya sebatas imajinasinya saja. Seperti mengutip Tung Desem Waringin, semua orang punya ketakukan kita tidak bisa menghilangkannya, tapi Orang sukses menempatkan ketakutannya ditempat yang benar sedangkan orang gagal menempatkan ketakutannya diposisi yang salah.

Jadi sudahkah memposisikan ketakutan anda dengan benar?

nb: By the Way diskon 50% buku Dongkrak Omset milyaran sampai hari ini ya.. Yang sudah pesan thanks.. Yang belum boleh hubungi Chat Fb saya klik
SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip