Wednesday, July 15, 2015

Hartan Karun di Internet untuk PENGUSAHA

sumber merdeka.com

Tidak dipungkiri lagi berkat internet kita dengan mudah mengakses informasi yang kita inginkan tinggal masukan kata kunci yang kita inginkan di GOOGLE maka informasi yang kita inginkan keluar dengan cepat dan bukan hanya beberapa informasi saja yang muncul di halaman GOOGLE tapi bahkan bisa ribuan. Contoh saja ketikan kata kunci “obat kuat” Beh bukan hanya ribuan informasi yang muncul bahkan jutaan.  Itu pertanda banyak juga yang cari informasi obat kuat di internet.

Nah inilah yang menjadi kelemahan di era internet ini, Di era internet ini kebanyakan informasi yang muncul alias overload. Permasalahannya jika saja semua informasi itu tersebut bagus, akurat dan bermanfaat itu tidak masalah Tapi malahan kebanyakan “abal-abal” masih mending abal-abal yang lebih parah malah menyesatkan. “Lautan noise” dimana-mana.

Permasalahan selanjutanya jika informasi yang abal-abal atau menyesatkan tersebut tidak terjangkau atau tidak terlihat seh wajar tapi masalahnya ini informasinya terlihat di depan mata. Contohnya saja kaya yang tadi aja ketika kita masukan kata kunci “obat kuat” di mbah Google. Ternyata informasi yang jelek, negative dan abal-abal bisa muncul dihalaman depan Google alhasil kalau udah ada di halaman depan pencarian google orang akan cenderung mengklik nya ketiban halaman yang ke seribuan dua ratus satu yaitu halaman web nya  situ.

Nah bagi para Internet Marketing itu mungkin tidak akan sulit untuk bisa muncul dihalaman depan GOOGLE dengan teknik SEO-nya atau yang instan, bisa langsung dihalaman depan GOOGLE dalam hitungan menit yaitu dengan cara optimasi beriklan di Google. Nah walaupun tulisan kita bagus tapi kalau ada di halaman 2.000.011 ya percuma ga ada yang bakal baca. 

Optimasi juga berlaku bukan hanya di mesin pencarian Google saja, optimasi bisa berlaku disosial media seperti Facebook dan lainnya. Misalnya dalam Facebook pun seorang Internet Marketing bisa dengan muda agar iklannya muncul di depan halaman kita, Ya salah satunya dengan cara beriklan. Contohnya Koran Kompas dengan mudah bisa ada dihalaman beranda facebook kita dan seenaknya mengirimkan beritanya yang menarik untuk kita tapi SAYANGNYA itu bukan yang kita butuhkan contohnya berita politik anu lah. Alhasil bukannya bermanfaat tapi wasting time untuk hal yang tidak produktif dan malah terjebak dalam emosi hasutan media.

Kalau dulu kita kekurangan infomasi kalau sekarang kita kelebihan informasi alias overload.  Internet itu pisau bermata dua, Jika tidak bisa memilah informasi dengan benar siap-siap kita tersesat dan tidak bisa kembali lagi.. Ini serius mblo.. malah ketawa,, hahaha.. coba kalian buka akun sosial media kalian seperti facebook dan twitter sekali scrolling kebawah anda tidak akan bisa menghentikannya dan anda sudah tersesat hilang arah karena sedang wasting time membaca berita yang tidak relevan. Gimana masih bisa tertawa? Ahahaha.. kita senabis kalau gitu..

Nah ada beberapa tips agar kita sebagai pengusaha atau calon pengusaha agar internet ini bukannya malah menjadi petaka tapi harta karun. Kuncinya adalah memilih informasi yang tepat sesuai dengan apa yang relevan dengan pekerjaan kita dan TERUJI.
sumber : https://www.pinterest.com/anangiiw/ha-ha-ha-lol/

Ya kali itu purit… Nah bagaimana informasi tersebut teruji mungkin hal ini bisa menjadi indikatornya.  

   Pertama Teruji waktu, Prodak yang teruji waktu sudah tidak bisa diragukan lagi keasliannya bahwa prodak tersebut telah teruji kualitasnya.
Sumber: twitter @pidibaiq


“ingin berak sedjak 1195” pidi baiq
Atau
“ Tahu sumedang haji Ateng terbukti sejak jaman prasejarah”


Nah banyak prodak-prodak yang sudah teruji kualitasnya karena sejak dulu tetap eksis sampai sekarang, sayangnya tidak semua prodak tersebut dibranding dengan baik dan tersebar kemana-mana. Ini menjadi peluang alias harta karun untuk para pengusaha.

Prodak apakah yang sudah teruji oleh waktu? Itu mungkin pertanyaannya, sederhana jawabannya adalah prodak hasil nenek moyang kita alias kuliner setiap daerah.

Tipsnya adalah kita Googling kuliner suatu daerah kemudian kita uji coba prodak tersebut dengan dipasarkan kecil-kecil ke target pasar yang ingin dituju jika sudah bagus hasil uji coba tinggal Branding habis-habisan.

Contoh yang memanfaatkan harta karun kuliner adalah zanana chips, dia memanfaatkan kuliner keripik pisang lampung yang sudah teruji dari dulu hingga sekarang ngangeni prodaknya tapi penyebaran hanya ada dilampung, Nah itu menjadi peluang.

Coba  googling  kuliner apa yang ingin dicari atau kuliner yang ada di tempat teman-teman apa tapi ga ada di tempat lain? Nah itu peluang.

2.       Harta Karun kedua adalah belajar dari yang bidang spesialisnya. Contohnya pak subiakto dia ahli dalam dunia Branding. Nah walaupun ahlinya tapi kadang mereka belum punya prodak sesuatu yang dijualanya sehingga kadang tidak terlalu terkenal atau populer, Nah jika tips yang nomer satu prodaknya yang menjadi harta karun nah kalau ini adalah ilmunya yang menjadi harta karun, nah biasanya mereka biasanya aktif di sosial media tinggal kita follow juga dan serap ilmunya. Ilmu gratisakn tapi bagus itu harta karun.

3.       Ketiga Belajar dari Media yang berprestasi penyebar ilmu.  Ingat penyebar ilmu ya bukan media hanya bersifat informasi saja, Kalau penyebar informasi saja kita bisa dengan mudah lihat di detik.com kompas, tempo yang kadang informasinya yang tidak relevan yang kita butuhkan.

Lalu siapa media ilmu yang berprestasi penyebar itu? Jawaban sederhanan Blog yang telah berpresati contohnya Blog bisnis srategimanajemen.net yang dinobatkan sebagai Blogger Bisnis Terbaik no 1 dlm Pesta Blogger Indonesia 2010.

Kenapa terbaik karena kontenya menarik, unik, berdasarkan data yang akurat bukan hanya feeling, tak heran suka dikunjungi sekitar 150rb/bulanya. Nah kalau blog www.bayuwin.com yang punya saya gimana? Tenang blog ini merangkum dari ilmunya ke empat elemen disini plus hasil pengalamannya sebagai pengusaha jadi ga usah ragu.. ga usah ketawa promosi dikit ga apa lah.. ahhaha

4.       Hartan karun keeempat adalah biar tidak tersesat belajar kepada ahlinya alias paket kumplit yaitu ke pengusaha yang sudah teruji. Jika orang tersebut sudah terbukti berhasil jadi jangan ragu belajar darinya. Pengusaha sukses sangat banyak seperti Ippho santosa, Jaya Setiabudi, Dewa Eka Prayoga, Yeheskiel zebua, Merry Riana nah tinggal ikuti aja sosial media biasanya mereka aktif berbagi dan itu tentu ilmu kebanyakan dari pengalaman beliau yang sudah teruji, Itu merupakan informasi hartan karun yang saya dapatkan selama ini.

Jika ke empat elemen ini kita gabungkan maka kita akan menemukan harta karun di internet dan tidak akan tersesat. Tingga kita kelola harta karun tersebut agar kita bisa jadi pengusaha sukses.

SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip