Tuesday, November 3, 2015

Yakin Toko Online anda sudah BAGUS? Mungkin bisa cek ini dulu


Ada  pertanyaan yang cukup menggelitik menurut saya, pertanyaannya kurang lebih seperti ini.

"Mas Toko online ku tampilan sudah keren bahkan lebih keren dari Matahari mall, Lazada, Tokopedia, Bukalapak dan Hijup.com tapi kok masih sepi yang beli ya padahal kunjugan udah cukup banyak ke toko online saya?"

Lah itu kata siapa? Kata anda saja mungkin

"Iya mas"

#TepokJidat

Toko online yang bagus itu yang seperti apa seh? Apa yang tampilan desainya mewah dan keren? Kalau menurut saya Toko online yang bagus adalah toko online yang bisa menghasilkan penjualan dari hasil kunjugan pengunjungnya.

Biar tidak bingung saya contohkan dengan suatu perusahaan besar di Indoensia yang membuat Geger orang-orang. Perusahaan apakah itu? Perusahaan tersebut adalah bank BRI. Menurut data bank BRI adalah perusahaan terbesar di Indonesia yang memili profit terbesar. WOW

Lengkap datanya, Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).

1. BRI : profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : profit 20 triliun
3. ASTRA : profit 19 triliun
4. Telkomsel : profit 19 triliun
5. Pertamina : profit 18 triliun
6. BCA : profit 16 triliun
7. Telkom : profit 14 triliun
8. BNI : profit 11 triliun
9. HM Sampoerna : profit 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara :profit 8 triliun
11. Unilever : profit 5 triliun
12. Gudang Garam : profit 5 triliun
13. Semen Indonesia : profit 5 triliun
14. Indocement : profit 5 triliun
15. Indofood : profit 4 TRILIUN





Sumber data : Strategimanajemen.net

Suatu perhitungan yang tidak terduga bahwa bank BRI adalah perusahaan terbesar di Indonesia yang memiliki Profit tertinggi dibandingkan perusahaan lain, bahkan mengalahkan bank BCA dan bank Mandiri yang notabene tampilan perusahaan dan layanannya lebih bagus.

Lalu Apa yang menyebabkan bank BRI menjadi perusahaan terbesar di Indonesia yang memiliki Profit tertinggi?

Ya salah satunya seperti kasus toko online di atas, Bank BRI lebih mementingkan keefektifan atau istilahnya Conversi yang tinggi. Karena tampilanya yang bagus dan keren belum tentu sesuai dengan terget pasarnya dan lebih baik dari segi penjualannya.

Jika diamati tampilan bank BRI terlihat lebih sedikit acak-acakan dan kotor ketimbang dengan bank lain seperti Bca dan mandiri. Tapi apakah itu tidak disengaja?

Ya itu disengaja karena target pasar bank BRI adalah ekonomi kelas kecil dan menengah. Pernah suatu kasus ketika awa-awal bank BRI didirikan dan nasabah yang datang sedikit.

Dan tahu apa penyababnya? Ternyata penyebabnya sangat lucu, Tampilan bank BRI ternyata terlalu bagus sehingga ekonomi kelas kecil dan menengah minder masuk bank BRI.

Kocol memang tapi ini nyata kita alami, pernah dong kita merasa minder kalau datang ke mall yang superwah dan kita yang biasanya sehari-hari ke sawah.

Ya itulah yan dialami bank BRI, karena nasabahnya seperti petani yang biasa kesawah, pedangang yang bisas ke pasar akan segan datang ke tempah mewah.

Sejak tampilan bank BRI dirubah agar terlihar lebih men-desa, bank BRI mulai berubah dan berkembang hingga seperti sekarang menjadi perusahaan paling besar profitnya.

Nah kurang lebih itulah sama mengapa toko online sedikit menghasilkan penjualan salah satunya kurang efektif jadi pastikan tidak terlihat bagus saja tapi,

1.Mudah bagi orang yang akan belanja
Tidak membuat bingung konsumennya

2. Nyaman
Misal tidak terlalu rame tampilannya

3. Tidak ribet
Misal Banyak cara kemudahan membayar

4.Identitas jelas
Jangan sampai konsumen anda menyangka anda jual obat padahal anda jual baju

5. SEO Friendly
Mudah dibuka di mobile seperti smartphone dan mudah dikenali oleh mesin pencari Google agar banyak datang pengunjungnya.

Pengen tahu kehebatan toko online SEO Friendly atau belum punya toko online? Bisa kesini Yang Gaptek pun BERHAK mendapatkan penghasilkan uang Puluhan Juta dari Toko online  dan kesini Bagaimana cara meningkatkan penjualan toko online SEKETIKA
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
Berikut adalah daftar peringkat atau ranking 15 perusahaan terbesar di Indonesia, dilihat dari aspek NET PROFIT (data laba bersih perusahaan adalah data tahun lalu).
1. BRI : net profit 24 TRILIUN
2. Bank Mandiri : 20 triliun
3. ASTRA : 19 triliun
4. Telkomsel : 19 triliun
5. Pertamina : 18 triliun
6. BCA : 16 triliun
7. Telkom : 14 triliun
8. BNI : 11 triliun
9. HM Sampoerna : 10 triliun
10. Perusahaan Gas Negara : 8 triliun
11. Unilever : 5 triliun
12. Gudang Garam : 5 triliun
13. Semen Indonesia : 5 triliun
14. Indocement : 5 triliun
15. Indofood : 4 TRILIUN
- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/11/02/ranking-15-perusahaan-terbesar-di-indonesia/#more-3442
SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip