Monday, April 13, 2015

Apakah yang terpenting dalam usaha? Apakah untung?

Siapa yang disini jualan udah lama?
Kalian luar biasa.. *Ea
Jualan itu memang tidak selalu rame kadang sepi banget kaya kuburan, Kadang rame kaya pasar bikin, kewalahan orderan, Kadang biasa-biasa aja. Apalagi pebisnis pemula yang biasanya kok barangnya ga ada yg laku sama sekali dan mengalami kelamaan tidak dapat pelanggan >> ini jelas-jelas ada yang salah
Ketika laris mungkin kita merasa senang karena dapat Uang, apalagi kalau uangnya banyak tapi ketika sepi banget kaya kuburan disitu kita mulai merasa redup dan malas, Loyo..


Apalagi ketika masa sepinya pembelinya lama sekali. Misal Jual property mungkin bisa nunggu berbulan-bulan. Kalau ga punya kesabaran yang bagus mungkin pada bulan kedua dan ketiga sudah Berhenti. Padahal Kalau mungkin diteruskan padahal bisa berhasil. Itulah mengapa dari data Pebisnis pemula hanya 10% yang bertahan pada tahun pertama Dan hanya 3% yang bertahan sampe pada tahun kelima.. Lalu sisanya kemana? Ya hanya dalam beberapa bulan sudah pada Tumbang.. Kelaut hhe..

Padahal pada tahun kelima ke atas Brand atau Merk anda sangat berharga walau tidak sukses dan selebihnya sudah melewati masa keritisnya dan berhasil. Jika selama lima tahun anda bisa bertahan berarti pondasi bisnisnya sudah benar. Inilah mengapa para investor rata-rata mengajukan syarat kepada yang mengajukan investasi usia bisnisnya sudah lima tahunan


Itu karena investor tahu pondasi bisnisnya bagus, Yup bukan hanya investor tapi lomba wirausaha mandiri pun mensyaratkan usia usaha nya udah satu tahun baru bisa ikut. Lalu apa yang membuat Pengusaha itu bisa bertahan? Jawabanya sederhana.

>> MOOD atau suasana hati

Dalam kondisi untung banyak uang mungkin hati senang tapi dalam kondisi sepi kaya kuburan Kondisi hati jadi malas dan Loyo. Apalagi dalam kondisi Bangkrut.. Huh bawaanya emosi.. Senggol bacok Haha. Nah inilah yang membuat pebisnis pemula Berhenti..



Padahal kegagalan itu sendiri adalah kemajuan karena sudah sukses melangkah, Coach Dewa bangkrut 7,7 Milyar tapi sekarang sukes karena itu tergantung menanggapi kegagalan itu sendiri yang membuat kondisi hati Tidak larut dalam kesedihan tapi tertantang. Solusinya Pintar-pintar menghibur diri dan menjaga Mood

Ini beberapa tipsnya.

1. Ketika Mood sedang jelek karena sepi pembeli apalagi belum pernah ada yang beli.. Berikan beberapa barang atau semuanya juga boleh kepada konsumen cuma-cuma alias gratis. 

Konsumen akan senang, sengaja tidak sengaja konsumen akan senang dan mengucapkan terima kasih.. Melihat konsumen senang dan mengucapkan terima kasih itu akan membuat diri kita senang juga.. melihat senyum dari konsumenya yang terasa manis hehe..

Setidaknya testimoni terima kasih tersebut bisa dijadikan testimoni pelanggan yang akan merangsang pembeli lain. Percaya tidak percaya itu akan membuat dagangan laris kembali. Jangan pelit berbagi karena kebaikan kembali pada kita bahkan berkali-kali lipat. Lalu segera lakukan evaluasi karena kemungkinan besar ada yg tidak beres dengan cara jualannya

2. Jika ga laku-lalu berikan diskon yang besar tapi maksimal 50% aja ya.. Gunanya untuk menarik konsumen walau rugi setidaknya kita tetap dapat uang.

 Uang adalah energi yang akan mengusir keloyoan.. Yang penting dapat uang dulu meski rugi. Setidaknya anda dapat prospekan baru. Untung memang penting dalam usaha tapi Jaga Mood lebih penting karena membangun perlu waktu
Jangan biarkan bosan dan penat menghentikan anda hehe.. selamat malam

Jangan bandingkan definisi sukses kita dengan orang lain. Nggak akan ada habis-habisnya.
 ~ Ippho Santosa   
SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 komentar:

Post a Comment

iklan responsip